Posts

Showing posts with the label MERPATI

Manfaat umbi rumput teki untuk Merpati balap

Image
(Ilustrasi rumput teki dan burung Merpati) Tidak banyak yang tau tentang manfaat rumput teki yang banyak tumbuh di halaman rumah, pinggir jalan dan dikebun-kebun atau sawah. Tumbuhan ini justru sering di anggap sebagai gulma/hama karena sering tumbuh disekitar tanaman pertanian dan dihalaman rumah. Tapi walaupun kelihatannya tidak berharga, tapi tumbuhan ini sebenarnya memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan Manusia, terutama umbinya. Selain bermanfaat untuk kesehatan Manusia, umbi rumput teki juga bisa dijadikan sebagai jamu untuk menambah stamina burung Merpati balap. Umbi rumput teki berwarna hitam dengan tekstur yang agak keras dan ditumbuhi akar. Aroma umbi rumput teki sangat khas seperti aroma bahan-bahan jamu. Berikut ini cara mengolah umbi rumput teki menjadi jamu untuk burung Merpati balap: • Siapkan umbi rumput teki yang sudah dipisahkan dari batang dan akar-akarnya. • Setelah bersih kemudian dikeringkan dengan cara dijemur dibawah sinar matahari atau disangrai. • Setelah k...

Cara melatih Merpati balap yang masih muda/piyikan

Image
(Ilustrasi Melatih Merpati Balap) Untuk melatih Merpati balap yang masih piyikan/giringan pertama yaitu latihan terbang dasar menuju Merpati geberan, oleh karena itulah kita harus melakukannya dengan sabar dan konsisten karena tujuan dari pelatihan pertama ini adalah untuk melatih mental dan fisik Merpati. Dalam melakukan latihan pertama ini, sebaiknya tidak terburu-buru untuk menambah jarak lepasan. Jika Merpati berputar, terbang belok-belok dan shoot/mendarat dirasa kendor, kembali mundurkan jarak terbangan sampai dirasa bagus. Biasakan juga agar Merpati dipegang oleh satu joki dengan baju/seragam yang sama setiap kali melatihnya agar saat di adu Merpati tersebut tidak salah hinggap walaupun warna Merpati geberannya sama. Jangan menggandeng Merpati muda yang belum mapan mental dan kemampuan terbangnya karena dikhawatirkan Merpati muda justru menjadi terbiasa ngekor dibelakang. Sebaiknya gandeng Merpati muda dengan Merpati yang seumuran setelah jarak 500 meter. Berikut ini tahapan lat...

Cara beternak Merpati Kipas untuk pemula agar berhasil

Image
(Sepasang Indukan Merpati Kipas) Merpati hias banyak memiliki penggemar karena memiliki penampilan dan bulu-bulu yang indah. Oleh karena itu, usaha ternak Merpati hias bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Ada cukup banyak jenis Merpati hias, dan salah satunya yang banyak dipelihara para penggenar Merpati hias adalah Merpati Kipas atau Merpati persi. Harga jual Merpati Kipas cukup tinggi dipasaran karena memiliki banyak penggemar. Cara beternak Merpati hias hampir sama dengan budidaya Merpati jenis balap dan juga Merpati tinggian. Yang perlu dibedakan adalah jenis kandangnya karena untuk jenis Merpati hias, kondisi bulu-bulunya harus selalu dijaga agar tetap bersih dan rapi. Berikut ini beberapa cara membudidayakan Merpati hias: • Dengan sistem umbaran (Ilustrasi ternak Merpati Kipas dengan sistem umbaran) Cara beternak Merpati hias dengan sistem umbaran adalah dengan membiarkan burung Merpati berkeliaran bebas diluar dan hanya perlu diberikan pagupon sebagai tempat tinggalny...

Pakan yang bagus untuk Merpati kolong

Image
Pakan yang berkualitas mutlak diberikan untuk Merpati kolong karena merupakan sumber energi untuk menunjang performanya ketika dilombakan. Asupan pakan yang sesuai akan memperkuat daya tahan tubuh dan stamimina Merpati kolong. Secara alami burung Merpati sangat menyukai biji-bijian seperti jagung. Jagung yang bagus untuk Merpati kolong adalah jenis jagung Madura. Sepintas jagung ini mirip dengan jagung lain pada umumnya, tetapi ukurannya lebih kecil dan sesuai dengan ukuran paruh Merpati. Berikut ini kebutuhan pakan Merpati sesuai tahapan usianya: - Untuk Merpati dewasa setidaknya membutuhkan asupan pakan sebanyak 37 gram setiap hari per ekornya. - Untuk Merpati remaja setidaknya membutuhkan asupan lakan 25 gram setiap hari per ekornya. - Untuk Merpati anakan membutuhkan asupan pakan 5-10 gram setiap hari per ekornya. Pakan diberikan pada pagi dan sore hari sesudah latihan. Jika ada jagung yang terkena kotoran, harus diganti karena bisa menjadi sumber penyakit pada burung Merpati. Agar...

Cara melatih Merpati kolong agar siap lomba

Image
Untuk melatih Merpati bahan sampai siap lomba perlu melalui 4 tahap latihan, yaitu: Tahap fokus betina, Tahap fokus kolong/patek, Tahap pengisian tenaga, dan Tahap titis kolong. • Tahap fokus betina Merpati bahan, terutama Merpati muda yang baru pertama kali mengalami giring seringkali belum fokus pada betinanya. Oleh karena itu kita perlu melatihnya agar fokus pada betina terlebih dahulu sebelum ke tahap latihan berikutnya. Jika melatih Merpati tanpa melalui tahap ini sama saja dengan merusak karakter Merpati tersebut sejak dini. Cara melatih agar Merpati fokus pada betina adalah dengan cara mem-pale/jantur Merpati dalam jarak dekat, misalnya dari dongdang ke perut si pelatih. Jika Merpati jantan belum mau terbang kea arah pelatih (Merpati betina), maka Merpati betina harus didekatkan pada Merpati jantan yang dilatih agar Merpati jantan tersebut dapat melihat dengan jelas betinanya. Latihan pale ini harus terus diulang-ulang sampai Merpati janran dapat fokus pada betinanya tanpa ...

Cara beternak Merpati potong/pedaging untuk pemula

Image
Burung Merpati merupakan jenis burung yang mudah jinak dan bisa di umbar atau dilepas diluar kandang, karena burung ini akan kembali ke kandangnya sendiri seperti halnya Ayam Kampung. Burung Merpati masih tetap populer sampai saat ini, terbukti masih banyak penggemar burung ini, baik Merpati balap, Merpati hias atau penggemar olahan daging Merpati. Dengan semakin maraknya hobi memelihara burung Merpati, dan juga semakin banyaknya warung-warung makan atau restoran yang menyajikan olahan kuliner daging burung Merpati/dara, tentunya menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan jika bisa membudidayakannya. Ada 3 jenis burung Merpati yang banyak dibudidayakan, yaitu: • Merpati potong/pedaging Merpati jenis ini sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan dagingnya. • Merpati balap/kolongan Merpati jenis ini khusus dibudidayakan sebagai Merpati lomba, atau sering disebut Merpati klepekan atau Merpati kolongan. Merpati balap membutuhkan perawatan khusus untuk memaksimalkan performa dan staminanya...

Ciri-ciri Merpati balap sprint/dasar yang prospek

Image
Ada beberapa perbedaan khusus tentang ciri-ciri fisik Merpati yang bagus untuk adu sprint atau dasaran, meskipun secara umum tidak terlalu berbeda jauh dengan ciri-ciri fisik Merpati balap tinggian/kolongan. Berikut ini beberapa ciri fisik/katuranggan Merpati balap sprint yang bagus: • Pilihlah Merpati yang memiliki postur tubuh seimbang antara badan, sayap, ekor, leher, dan kepala. Jangan memilih Merpati yang memiliki tubuh besar tapi sayapnya pendek/kecil. • Pilih Merpati balap yang memiliki dada besar/bidang atau membelah. Tujuannya agar dapat menyimpan oksigen lebih banyak selama terbang. Karena oksigen akan mengurangi pembentukan asam laktat penyebab kelelahan otot. • Pilih Merpati balap yang memiliki tulang pembentuk dada yang bulat melengkung ke arah kloaka (anus). Ketika diraba, otot di sekeliling tulang tersebut terasa halus dan agak lembek, tapi didekat kloaka, otot sumpitnya terasa keras dan lurus. • Pilih Merpati balap sprint yang memiliki bentuk kepala besar dan membulat s...

Cara memilih Merpati balap tinggian/kolongan yang bagus

Image
Semakin maraknya lomba Merpati balap kolongan belakangan ini membuat banyak orang mencari Merpati balap yang prospek dengan harapan bisa memenangkan lomba. Tapi masalahnya harga Merpati yang sudah pernah prestasi pasti sangat mahal dan tidak semua orang mampu membelinya. Bahkan untuk anakan Merpati trah juara yang masih piyik saja harganya cukup fantastis. Oleh karena itu sebelum membeli Merpati balap kolongan sebaiknya ketahui dulu ciri-ciri fisik atau katuranggan Merpati balap kolongan yang bagus agar nantinya tidak mengecewakan. Berikut ini beberapa ciri fisik atau katuranggan Merpati balap kolongan yang prospek: • Bentuk kepalanya panjul atau mengerucut, bisa juga yang njambe dan tidak terlau besar. Berbeda dengan Merpati balap sprint yang dicari justru yang kepalanya besar. • Pilihlah Merpati yang lehernya panjang melengkung kedepan atau cari yang lehernya berukuran sedang tapi sepadan dengan anggota tubuh lainya (proporsional), kokoh, dan kalau dipegang melongok/memanjang. • Pili...

Tips dasar pemilihan Merpati balap yang bagus untuk pemula

Image
Hobi adu balap Merpati saat ini sedang ramai dibeberapa wilayah di Indonesia bahkan hampir menyamai popularitas birung kicau. Apalagi dengan banyak di adakannya lomba balap Merpati dengan hadiah yang menggiurkan. Hobi ini melanda hampir semua kalangan dari mulai anak-anak sampai orang tua banyak yang memelihara Merpati untuk dilombakan. Rata-rata para penghobi Merpati balap berharap agar Merpati peliharaannya bisa memenangkan lomba, karena selain bisa mendapatkan hadiah-hadiah menarik, harga Merpati yang telah menjuarai lomba akan melambung tinggi dengan nilai yang fantastis, maka tidak heran jika banyak orang yang tertarik dengan hobi ini. Tapi untuk bisa menjuarai lomba ternyata tidak semudah yang dibayangkan karena tidak semua Merpati memiliki kualitas terbang yang bagus. Untuk menjadikan seekor Merpati juara diperlukan pemilihan bahan yang bagus, perawatan yang tepat, serta serangkaian latihan yang tepat, rutin dan konsisten. Satu hal yang juga penting dalam memilih Merpati balap y...

Jamu dan suplemen untuk menambah stamina Merpati balap

Image
Kecepatan terbang seekor Merpati sebetulnya tidak bisa ditambah lagi karena memang sampai disitulah batas kemampuannya. Jika Merpati sedang dalam kondisi top perform/kondisi puncak hanya mampu terbang denagan kecepatan mencapai 100 km/jam, maka kecepatan terbangnya tidak bisa ditambah lagi, walaupun diberikan jamu atau suplemen tertentu. Pemberian jamu dan suplemen serta pelatihan hanya untuk menjaga kondisi fisik Merpati agar selalu prima dan untuk menambah staminanya saja, bukan untuk menambah kecepatan terbangnya. Misalnya saja Merpati hanya sanggup terbang dengan kecepatan puncak mencapai 100 km/jam untuk 2x terbang, maka dengan diberikan jamu dan suplemen, kemampuannya bisa bertambah menjadi 3-4x terbang dengan kecepatan yang masih tetap sama. Itu artinya, jamu dan suplemen hanya untuk menambah stamina saja dan bukan untuk menambah kecepatan terbangnya, sehingga Merpati mampu mempertahankan kecepatan puncaknya walaupun sudah beberapa kali terbang. Misalnya saja Merpati-A yang dala...